Skip to main content

7 Cara Memulai Bisnis E Commerce dengan 50% Lebih Keuntungan

Mau memulai bisnis E Commerce tapi tidak tau harus memulai dari mana?. Pada artikel kali ini akan saya jelaskan dengan terperinci cara memulai bisnis e comerce dengan keuntungan bisa mencapai lebih dari 50%.

Apa itu Bisnis E Commerce?

E-Commerce secara umum dapat ditafsirkan sebagai transaksi jual beli secara elektronik melewati media internet. Di samping itu, E-commerce pun dapat ditafsirkan sebagai sebuah proses berbisnis dengan menggunakan teknologi elektronik yang menghubungkan antara perusahaan.

e commerce

Karena bisnis e commerce ini berjalan secara online, bisa dikatakan dengan berbisnis e commerce kita sudah banyak menghemat anggaran belanja, dimana secara umum kalau kita mau berjualan maka diperlukan sebuah toko fisik untuk berjualan. Namun dalam keadaan online kita hanya memerlukan sebuah website ecommerce saja untuk strategi bisnis anda.

Berikut ini 7 Cara Memulai Bisnis E Commerce dengan Keuntungan Lebih dari 50% - Seo v6.

# 1: Fokus pada satu produk

Anda tidak perlu langsung menjual jutaan produk seperti lazada untuk memulai bisnis dengan baik.

Saya bertemu dengan seorang wanita yang membuat sepatu hak tinggi yang lebih nyaman. Mereka cerdas dan mempunyai konsep yang cemerlang karena sepatu yang nyaman tidak identik dengan sepatu yang mewah dan mahal. Mereka hanya fokus bagaimana cara membuat sepatu hak tinggi yang memiliki kemudahan dan kenyamanan bagi wanita untuk berjalan.

Mereka memiliki satu produk, dan hanya itu. Apakah Anda tahu berapa banyak yang dia buat?, mereka memperoduksi sepatu hak tinggi yang nyaman dipakai sebanyak 7 angka per tahunnya.

Anda tidak perlu menjual banyak produk untuk melakukannya dengan baik. Anda hanya perlu fokus menjual satu produk saja, dan ketika anda sudah berhasil melakukan penjualan yang banyak terhadap produk utama anda, anda bisa menjual produk lainnya dan menciptakan peluang usaha lainnya.

Dengan fokus, hidup Anda akan menjadi jauh lebih mudah ,simple dan terarah.

# 2: Upsell dan downsell

Banyak pemasaran yang meyakini bahwa keuntungan bukan terletak pada penjualan pertamanya, tapi terletak pada saat penjualan dengan teknik Upsell dan downsell.

Apa itu Upsell?

Pernahkan anda belanja di carrefour dan menemukan sejumlah barang dengan harga yang "tanggung", contohnya harga minyak rambut 300ml Rp 6.000, tapi kalau beli yang 500ml harganya Rp 7.000. Anda akan merasa rugi kalau tidak membeli yang 500ml, benar begitu? , inilah yang dinamakan teknik Upsell.

Apa itu Downsell?

Ketika anda pergi ke showroom mobile dan takut dengan harga yang mahal, maka sales akan segera mencarikan alternatif paling murah untuk mobil yang anda inginkan. Ini adalah strategi downsell.

# 3: Beriklan

Iklan Facebook dan Google AdWords bekerja sangat baik dalam pemasaran e-commerce.

Sebagai contoh, Untuk menjual produk kosmetik, anda bisa menargetkan semua orang di facebook yang memiliki ketertarikan dengan kecantikan dan menunjukkan kepada mereka produk baru dan keren yang mereka belum tau.

Disisi lain ketikan anda menggunkan adwords, iklan akan secara baik menampilkan produk kamu pada hasil penelusurannya yang berkaitan dengan kategori produk yang kamu jual.

Iklan Facebook dan iklan Google adalah cara yang bagus untuk meningkatkan penjualan produk Anda, dan jika Anda tidak yakin di mana harus memulainya, tinggalkan komentar di bawah ini dan saya akan menjawabnya, dan saya ' akan memberi umpan balik tentang cara menjalankan kampanye iklan Facebook yang sempurna atau kampanye Google AdWords.

# 4: Opsi Berlangganan

Pernahkan anda melihat situs Amazone? mereka memberikan diskon kepada kostumer yang mau berlangganan.

Jadi pastikan Anda menawarkan pilihan berlangganan. Misalnya, jika Anda menjual makeup atau lipstik, dan orang lain berlangganan pada situs anda. Maka anda hanya akan menunggu kapan lipstik mereka habis? Jadi mengapa tidak memberi mereka pilihan di mana mereka bisa berlangganan dan terus mendapatkan informasi akan make up baru dari anda?

# 5: FollowUp Kostumer yang Belum Menyelesaikan Transaksi.

Pada tahun 2017, sekitar 75,6% keranjang belanja ditinggalkan.

Jadi, Anda perlu membuatnya kembali dan menyelesaikan transaksi atau membuat mereka kembali dan membeli produk yang lainnya.

Bagaimana anda melakukannya?

Mengumpulkan data dan email mereka.

Dan kirimkan pesan kepada mereka tentang kupon diskon 10% atau kupon gratis ongkir.

# 6: Optimalkan proses checkout Anda.

Baymard melakukan penelitian di halaman checkout.

Mereka menemukan ketika perusahaan mengoptimalkan halaman checkout mereka, mereka menghasilkan tambahan sebesar 260 billion dollar.

Jadi jangan lupakan untuk selalu mengoptimalkan proses checkout anda.

Cara Anda melakukannya adalah dengan terlebih dahulu menghapus opsi yang tidak perlu.

Mengapa Anda meminta seseorang untuk memsaukkan nama dan email dan alamat mereka berkali-kali? Membuat orang lain merasa susah dengan berbagai macam pertanyaan dan opsi.

Itu tidak perlu. Keep it simple.

Cara lain Anda bisa mengoptimalkan proses checkout Anda adalah dengan membuatnya menjadi dua langkah saja.

Halaman pertama memasukkan email dan paswoord, dan halaman kedua untuk memilih opsi transfer dan opsi pengiriman. Cara ini akan meningkatkan penjulan anda sebesar 10%.

# 7: Memanfaatkan program Referal.

Jika seseorang membeli dari situs e-commerce Anda, mereka mungkin tahu orang lain memiliki masalah yang sama dan membutuhkan solusi Anda.

Buat program Referal, dan Anda bisa melakukan ini melalui ReferralCandy.

Anda bisa melakukan hal-hal sederhana seperti, dapatkan 5 dollar saat Anda bisa memberikan rujukan kepada seseorang yang juga mendaftar dan membeli.

Kunci dengan program referal adalah untuk memberi insentif kepada orang yang memberikan rujukan dan orang yang menerima rujukan.

Ikuti ke7 tips diatas dan anda akan memulai bisnis E Comerce ini dengan sangat baik dan setidaknya anda harus mendapatkan tambahan keuntungan 50% dalam penjualan dengan strategi ini. Semoga bisa membantu dan jika ada pertanyaan jangan segan-segan untuk berkomentar, Salam Sukses - Seo v6.


Comments