Skip to main content

Cara Membuat Artikel yang Benar Untuk Pengajuan Adsense Pertama Kali

Cara Membuat Artikel yang Benar Untuk pendaftaran AdsenseSeo v6 - Cara Membuat Artikel yang Benar Untuk pendaftaran Adsense Pertama Kali. Artikel ini masih membahas seputar adsense yang sering mendapat penolakan, karena konten yang tidak memadai. Padahal terkadang artikel yang kita buat sudah cukup untuk membuat mata lelah membacanya.

Setelah saya ubek-ubek internet ternyata ketemu juga salah satu artikel yang saya lupa siapa yang bikin, yang membuat saya sedikit terinspirasi. Ini kayaknya benar yang dikatain orang ini, konten yang tidak memadai ini mungkin diakibatkan karena penulisan artikelnya bla bla bla..

Setelah saya praktekkan tentunya dengan sedikit cara yang berbeda namun pada intinya sama akhirnya ada perubahan juga yang awalnya ditolak (sebenarnya gak ditolak cuma di PHPin aja sama adsense) akhirnya diterima juga.

Seperti apakah tehniknya??, sebelum membahas teknik kita akan membahas paradigmanya dulu:
  • Pemilihan niche artikel
    Untuk sekedar pengajuan adsense saja, pemilihan niche tentunya bisa apa saja, gak ada patokan yang wajib harus diikuti, mengalir saja sesuai bakat temen-temen dibidang apa, supaya artikel yang dihasilkan nanti berkualitas dan gak terlihat dipaksakan. Dan perlu diketahui bahwasannya artikel berkualitas dan original adalah SEO.
  • Unik
    Artinya gak boleh copas artikel dan gambar-gambar punya orang, kalo pun mau ambil sebagian materinya maka tulislah dengan gaya bahasa yang berbeda namun mempunyai inti yang sama.
  • Menggunakan tata bahasa yang benar dan baku
    Jangan pakai bahasa alai karena akan dianggap salah ketik nanti. jadi gunakan bahasa baku dengan tata bahasa yang benar. Gunakan translate google untuk pengecekan setiap kata. dan usahakan setiap paragrafnya terpenuhi dengan kalimat-kalimat yang benar. 
Kurang lebihnya seperti itu paradigmanya, mungkin sebagian sudah banyak yang tau karena ini memang merupakan standar umum penulisan artikel SEO yang disenangi mesin telusur. Namun ada beberapa dari kita terlewatkan suatu hal, dan saya pun gak berpikir sampe kesana.

Walau ini hanya spekulasi tapi tidak ada salahnya dicoba, karena sayapun sendiri mencobanya dan memang ada benarnya juga.

Yang sering terabaikan adalah setiap artikel yang kita tulis pada blog memiliki struktur HTML nya, yang jarang dan hampir tidak diperdulikan. Dimana kalo kita lihat artikel pada mode HTML kita akan tau struktur yang merangkai setiap kata yang kita tulis dan yang kita edit.

Teknik yang saya gunakan adalah membuat struktur HTML artikel menjadi CLEAN atau BERSIH.

Ketika kita banyak mengedit artikel , misalnya merubah ukuran font, merubah warna, merubah jenis font , maka akan terlihat truktur html yang terlihat menyesakkan seperti gambar dibawah:
Cara Membuat Artikel yang Benar Untuk Pengajuan Adsense Pertama Kali
Bisa dibayangkan isi cssnya lebih mendominasi ketimbang artikelnya, oleh karena itu sebaiknya gunakan style default bawaan template dan jangan banyak diedit, jika pun ingin melakukan kostumisasi font sebaiknya code cssnya sudah terpasang pada template dan untuk table, tombol dan sebagainya cukup gunakan code class untuk memanggil stylenya yang sudah dimasukkan kedalam template. Sehingga struktur html nya tidak mendominasi isi artikel.

Untuk membersihkan struktur  html ke mode default bisa menuju ke alamat ini wordhtml dot c0m
clean html
Masukkan semua code html artikel dan clean. lalu copy masukkan lagi kedalam artikel mode htmlnya. lalu rapikan paragrafnya pada mode compose.

Saya rasa kalo semua teknik diatas diterapkan pastinya peluang diterimanya adsense juga akan semakin besar - Seo v6



Comments

  1. ya gan satu hal yg pernah menjadi penolakan adsense bagi blog saya kurang memadai dari jumlah kata yang minim dan kalo tuk mengecek struktur HTML dgn menggunakan struktur HTML di webmaster tool bawaan google.

    ReplyDelete
    Replies
    1. trimkasih tanggapannya gan, tapi harus dibedakan antara struktur html template dengan truktur html artikel, yang saya bahas adalah struktur data artikel yang banyak diabaikan ,

      sedangkan struktur html template itu erat kaitannya dengan schema org yang tidak valid, karena memang banyak beredar di kalangan kita ini adalah template gratisan yang tidak valid schema org,. mending saya sarankan gunakan template keluaran baru blogger , itu sudah valid

      Delete
  2. Wah,,, berarti kalau sering mengedit artikel jadi sulit diterima adsense ya om?

    Soalnya saya termasuk sering memperbaiki dan menyempurnakan (mengembangkan) isi artikel.

    Juga ketika di awal membuat blog, banyak dari artikel saya yg sumbernya diambil dari catatan Facebook.

    Nah karena langsung copas dari laman fb, sehingga ketika dipasang ke draft Blogger dan di publish, hasil artikelnya jadi 'warna warni' hurufnya.

    Itu kenapa ya om?

    Semua artikel itu sudah saya perbaiki, tapi dengan cara mengedit huruf yg jadi 'warna warni' itu menjadi huruf hitam. Di editnya di draft Blogger.

    Ada sekitar 30an artikel yg saya ambil sumbernya dari catatan Facebook ketika di awal membuat blog.

    Nah apakah itu berbahaya? Maksudnya menjadi tidak berpeluang diterima adsense?

    Maaf banyak tanya om, soalnya masih termasuk Nubi dalam hal ini. 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hanya spekulasi saja om, cuma gak ada salahnya untuk dicoba.
      kalo kita copas di tempat lain, bahkan di word sekalipun, maka code css nya akan ikut juga, dan ini membuat code css nya lebih mendominasi ketimbang isi artikelnya.

      Sebaiknya kalo sudah terlanjur seperti itu, di CLEAN aja om seperti tutorial yang saya buat.

      Saya juga melakukan hal seperti itu om, 20 artikel saya yang saya buat di word itu ternyata setelah saya liat di mode HTML isinya lebiah banyak code yang gak jelas.

      Artikel yang clean itu hanya memuat maksimal 5-10% code HTML,CSS,dll.

      Kalo kita ngetik langsung di bloggernya biasanya akan terbentuk code yang clean secara alami, dan ini yang mau saya kejar. sehingga diharapkan tim revieuw tidak mengsalah artikan isi konten sebagai konten yang tidak memadai akibat struktur html yang berantakan dan tidak bersih

      Delete
    2. Wuiih lumayan keras juga tuh om,,, 30an artikel di Clean satu persatu hehehe :)

      Tapi seiring waktu dengan bertambahnya artikel,,, misal nanti jumlah artikel diblog saya menjadi 200 buah, nah kan yg 30 artikel hasil copas dari Fb, dan yg 170 belakangan hasil nulis langsung di draft blogger,,, itu kira2 bisa netral lagi gak om?

      maksudnya HTML berantakannya bisa normal lagi gak?

      Delete
    3. Dibagi dua sesi aja om, hari ini 15 artikel besok sisanya,, saya pribadi gak nyampe setengah jam 20 artikel sudah clean, hehe

      Kan mudah tinggal copy semua html artikel nya, lalu masukkan ke aplikasinya lalu clean, lalu hasilnya di paste kan lagi di mode html, selanjutnya tinggal dirapikan paragrafnya.

      Dan walau sudah diperbaharui artikelnya tidak akan berdampak apa-apa pada peringkat google. jadi tenang aja.

      Tapi sih terserah om, seandainya memang nanti sudah mencapai 200 artikel saya rasa memang logisnya yang 30 artikelnya gak ngaruh lagi.

      Tapi sedikit saran saya om, Kalo kita ngajuin waktu artikel kita mencapai 200, maka secara logika akan Banyak Sangat pekerjaan Tim Review Google untuk menganalisa,dan kemungkinan juga akan di PHPin.

      Kebanyakan yang saya temuka dari pengalaman temen2 yang jumlah artikelnya sedikit lebih cepat mendapatkan tanggapan dan malah sebagian besar diterima, apalagi kalo artikelnya gak pake gambar, ini akan memberikan pekerjaan mudah bagi tim adsense.

      Delete
    4. Oke siap om,,,, terima kasih sekali atas sarannya. Saya angsur aja tiap hari buat ngerapiin nya. 😁

      Ya adsense akan tetap saya ajukan, walau saya gak terlalu ngoyo banget sih tapi sukur2 siapa tahu malah diterima Hehehe 😊

      Delete

Post a Comment